About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful.

Sunday, August 23, 2009

Hari Anak Nasional 26 Juli 2009


Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2009 merupakan momentum yang paling pas untuk menumbuhkan semangat anak inonesia melahirkan karya. Momment penting itu tidak disia-siakan oleh Taman Baca DE-5 yang disresmikan oleh Hj. Bunda Yessy Gusman pada 18 September 2008 lalau itu.

Pada tanggal 26 Juli, tepatnya hari Ahad pagi Taman Baca mengadakan beberapa pertunjukkan yang boleh dibilang wah. Mengapa? Ada yang istimewa dalam perayaan Hari Anak Nasional yang baru pertama dirayakan di Taman Baca itu. Anak-anak yang masih duduk di bangku SD dan SMP meluncurkan cerpen yang ditulisnya. Peluncuran cerpen tersebut dihadiri oleh Hj. Bunda Yessy Gusman, Buddy Ace, Pemred Koran Slank, Himaka Library Care, Perpumda Kodya Jakarta Selatan, Lurah Pela mampang, Tokoh Masyarakat setempat dan tidak ketinggalan pula, Pembina Taman Baca-Hj. Nini Johan.Hari istimewa itu juga diisi dengan pembacaan pidato dalam Bahasa Inggris oleh Dela Moris Lola Hamasee yang berjudul "The Children's hope to The Parents.

Keberadaan Taman Baca DE-5 di tengah masyarakat belum genap satu tahu. Namun di usianya yang masih tergolong muda itu, Taman Baca DE-5 mampu melahirkan penulis muda. Melahirkan penulis itu tidak semudah membalik telapak tangan, artinya dibutuhkan kerja keras dan strategi pembelajaran yang efektif. Apa lagi keberadaan Taman Baca DE-5 yang boleh dibilang masih bau kencur.

Saat ditanya oleh para wartawan yang hadir pada saat peluncuran tersebut, Pengurus Harian Taman Baca DE-5, Furqon Bunyamin Husein mengatakan bahwa pola pembinaan Taman Baca terhadap anak didiknya adalah mengacu pada sebuah buku Revolusi Belajar yang ditulis oleh Gordon Dryden.

0 comments:

Post a Comment